Bekerja dengan Jantung Sehat

July 23, 2010 at 2:59 am Leave a comment

sayangi jantungSAYANGI JANTUNG DI TEMPAT KERJA!

Apakah aktivitas pekerjaan di kantor menuntut Anda berada di dalam ruangan serta tidak membutuhkan banyak kegiatan fisik, melainkan lebih sering duduk di depan komputer?

Waspadalah, serangan penyakit jantung kemungkinan besar tengah mengintai Anda!

Bukannya ingin menakutnakuti,namun siapapun tahu bahwa pekerjaan di kantor sangat menuntut konsentrasi dan kecakapan tinggi. Coba bayangkan kondisi ini: harus bangun pagi-pagi sekali untuk ke kantor karena jarak rumah yang jauh, tiba di kantor terlambat gara-gara macet di jalan. Tumpukan pekerjaan sudah menanti diiringi pandangan bos yang kesal karena datang telat, dan pekerjaan seperti tiada habisnya, sehingga hari libur atau acara keluarga pun dikorbankan juga untuk masuk kantor. Tak heran bila company person – sebutan untuk orang yang cinta kantor ini – tak bisa jauh-jauh dari stres yang bisa memicu stroke dan serangan jantung.

Seperti kita, jantung adalah pekerja keras. Tanpa istirahat ia terus saja memompa darah, yang di dalamnya terdapat oksigen dan nutrisi untuk dibagi rata ke seluruh tubuh. Bayangkan jika ia mogok bekerja 5 menit saja. Sebelum itu terjadi, cegahlah agar fungsi jantung tidak berbalik mengancam hidup kita. Karena kantor sudah seperti rumah kedua bagi mereka yang bekerja setiap harinya, ada baiknya mencermati apa yang bisa menimbulkan serangan jantung di tempat kerja dan bagaimana pencegahannya berikut ini.

Lonjakan nafsu makan
Tahukah Anda bahwa bekerja terlalu serius ternyata mampu meningkatkan nafsu makan sehingga mulut tak ingin berhenti mengunyah? Sebuah penelitian di Laval University Quebec menemukan bahwa pekerjaan yang menuntut keseriusan berpikir mampu meningkatkan kadar gula dalam darah. Ini karena berpikir membutuhkan banyak energi yang diambil dari gizi dalam tubuh. Tingkat stres yang tinggi mampu menghabiskan persediaan gizi, sehingga kita menjadi mudah lapar. Obesitas adalah musuh besar serangan jantung, karena timbunan lemak akan menghambat aliran darah ke jantung.
Pencegahan: Ganti snack dengan buah atau camilan sehat seperti sereal atau havermut. Selalu sediakan air putih di meja, ketika lapar, minum dulu untuk mengganjal rasa lapar. Selain itu, ubah cara berpikir Anda. Jangan terlalu serius, agar energi tidak terlalu banyak terbuang.

Perhatikan Lingkungan Kerja
Perhatikan apakah di dekat kantor Anda banyak menjual gorengan atau junk food yang berbahaya bagi kesehatan. Seringkali karena ketiadaan penjual makanan sehat, maka penjual gorengan akhirnya menjadi pilihan. Begitu juga dengan kegiatan fisik. Apakah kantor Anda dekat dengan sarana olahraga seperti gym atau lapangan futsal misalnya? Karena walau sebesar apapun keinginan berolah raga, namun jika tidak ada aksesnya, akan percuma saja.
Pencegahan: Jika lingkungan kantor penuh dengan penjual makanan tidak sehat, lebih baik membawa makanan sendiri dari rumah. Selain sehat, tentu lebih hemat. Olah raga bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja sebelum pergi ke kantor atau sepulangnya. Jika di dekat kantor tidak ada fasilitas olah raga, lakukan hal yang paling sederhana seperti menggunakan tangga dan berjalan kaki saat turun dari bis.

Wanita Karier Harus Lebih Waspada
Penyakit jantung sebenarnya tidak mengenal gender. Namun pada wanita karier yang juga mengurus keluarga besarnya di rumah, ternyata lebih berisiko mengalami gangguan jantung. Penelitian terbaru dari School of Medicine Osaka University menemukan bahwa wanita pekerja yang tinggal dan mengurus keluarga besar yang terdiri dari tiga generasi dapat mengalami kenaikan risiko stroke dan serangan jantung koroner sebesar tiga kali lipat. Ini karena tanggung jawabnya juga lebih banyak, selain mengurus pekerjaan, mereka juga harus mengurus suami, anak dan mertua sekaligus. Akibatnya stres dan tekanan darah ikut meningkat, yang berujung pada serangan jantung kemungkinan untuk pindah rumah dan mendadak.
Pencegahan: Bekerja di rumah sebagai freelancer adalah pilihan yang tepat. Bicarakan juga dengan suami mandiri. Jika belum memungkinkan, sebaiknya cari asisten rumah tangga
yang mampu mengurus masalah keluarga dengan baik, sehingga konsentrasi Anda tidak terpecah dan tidak rentan
terhadap stres.

Pola Hubungan Sehat
Hubungan dengan rekan kerja yang memburuk dan aktivitas kerja tidak menyenangkan lagi mampu
meningkatkan risiko serangan kardiovaskular sebanyak 34%, seperti dilansir dari Archives of Internal Medicine. Rasanya masuk akal juga, mengingat perselisihan dan stres bisa menyebabkan jantung berdetak lebih kencang dan tekanan darah seketika naik. Apalagi stres juga memicu kita untuk ngemil, sehingga mengalami obesitas.
Pencegahan: Jaga hubungan baik dengan rekan kerja, bos dan bawahan. Jika ada masalah, segera selesaikan
sebelum menjadi berlarut-larut. Berpikirlah positif, karena menurut penelitian dari University of Rochester
Medical Center, mereka yang berpikir positif memiliki risiko 3 kali lebih rendah untuk mengalami serangan
jantung dibanding mereka yang selalu berpikiran negatif. Ikuti kegiatan dalam bentuk kelompok bersama teman-teman kantor, bergabung dalam satu kelompok aktifitas yang menjadi kegemaran kita atau pergi ke satu tempat rekreasi bisa membuat kita lebih rileks setelah menghadapi konflik di kantor

Asap Rokok

Banyak pekerja yang beranggapan dengan merokok produktivitas kerja meningkat, ide-ide cemerlang bermunculan dan dapat mengatasi stres. Anggapan ini salah besar. Merokok justru menjadi salah satu faktor risiko bagi Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah. Perokok dapat terserang penyakit jantung koroner tiga kali lebih besar daripada yang tidak merokok. Perokok juga berisiko mengalami kematian mendadak dua kali lebih besar dari mereka yang tidak merokok. Jika Anda mengatakan TIDAK pada rokok, maka risiko Anda terkena penyakit jantung koroner akan berkurang setengahnya dalam waktu satu tahun dan akan hilang seiring berjalannya waktu. Asap rokok di tempat kerja tentunya sangat mengganggu rekan lainnya. Meskipun di kantor disediakan ruangan khusus untuk merokok, tetapi para
perokok pasif masih terpapar asap rokok karena sirkulasi udara dari AC sentral.

Sumber : http://inaheart.or.id/kiat-sehat/bekerja-dengan-jantung-sehat

Entry filed under: Fisik. Tags: , .

Tentang Jantung Kerugian Kurang Tidur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


RSS Jobs Vacancy

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Member Of:


banner_tukangdezain

%d bloggers like this: