Terapi Kehidupan (Buang jauh keputus-asaan)

January 21, 2009 at 12:08 pm 1 comment

livebyspirit

Seringkali diri ini merasa kurang bergairah dan bosan dengan hidup, kalau sudah bosan dicampur malas…yah kacau semua akhirnya. biasanya kalau dah kacau balau semuanya khirnya ya putus asa, itulah yang akhirnya terjadi. Aneh juga rasanya kalau hidup ini terasa seperti masa penyesalan tiada batas dan masa penuh keputus-asaan, Ya ini harus sesegera mungkin dihentikan, karena ga adanya dana buat terapi ke psikiater (meskipun temen-temen banyak sie yang orang psikologi) akhirnya mau-tidak mau terapinya sama diri sendiri (Dengan sering2 mengadu ma Tuhan tentunya); Dari Diagnosis awal mungkin diantara penyebabnya adalah banyaknya masalah yang berlarut-larut tak terselesaikan, kurang bersyukurnya diriku dengan kehidupan ini. Terus mungkin karena diriku yang kurang kreatif menghadapi kehidupan dan terlalu menganggap remeh sesuatu. atau juga mungkin karena diriku terlalu menutup diri dengan kondisi sekitar yang aku anggap banyak membawa masalah.
Yah mungkin itulah mengapa diri ini selalu didera kebosanan dan ketakutan ketika menjalani kehidupan yang sepatutnya aku syukuri. Jadi memang permasalahannya ada pada diriku sendiri, ada dalam pikiranku dan ini telah tertanam begitu dalamnya hingga seolah-olah mendarah daging dan mendoktrin diri ini secara terus-menerus dan membekas kuat dalam pikiran hingga membentuk suatu mindset yang “Tegas”. dan terkadang diriku-pun terpengaruh dengan mindset celaka ini dan membuat diriku berpukir tidak ada lagi sesuatu yang bisa merubahnya.
Mengapa hal tersebut bisa mencengkeram kuat diri ini tidak lain dan tidak bukan karena benih-benih penyakit hati ini jatuh ditempat subur dengan cukup pupuk dan didukung kondisi yang mendukungnya untuk berkembang dengan begitu suburnya.
Sebagaimana muncul dan berkembangnya penyakit hati ini yang membutuhkan tempat dan kondisi yang mendukung juga diperlukannya pemupukan, maka terapi bagi diriku sendiri mungkin harus dilakukan dengan cara demikian. Dan ini sungguh sangat membutuhkan waktu yang mungkin saja relatif lama dan tentunya membutuhkan kesabaran dalam konsistensi yang perlu dijaga.
Beberapa langkah Berikut merupakan terapi yang harus aku lakukan untuk mengobati penyakit hati mental dan pikiranku yang bagiku sudah sedemikian parahnya :

– Pahami Kehidupan ini dengan segala seluk beluk dan pahit manisnya

– Syukurilah segala yang ada, jangan pernah berharap hidup ini sangat sempurna.

– Tentukan Tujuan hidup dan Nikmati tiap seri perjalanannya

– Belajar untuk melangkah sedikit demi sedikit dan hargai hal-hal dari yang kecil

– Bentuk kebiasaan dan pola pikir yang baik

– Istiqomah dan selalu introspeksi tuk membuat perencanaan selanjutnya

– Bersabar dan selalu tawakkal padanya

Semoga dari terapi yang akan dilalui bisa berhasil maksimal dan mampu merubah cara berfikir dan pola kehidupanku…ammmiiiin

“Buang jauh keputus-asaan selama Tuhan masih ada (dan akan selalu ada)”

Entry filed under: Gado-gado. Tags: .

Berburu Ice Juice (seri Jambu Biji) Belajar Jujur

1 Comment Add your own

  • 1. piyana  |  April 25, 2009 at 3:44 am

    Mungkin ini jalan yang bagus untuk kita coba…
    Memang tak ada gunanya kita berputus asa, lebih baik kita ber serah diri pada yang Maha Kuasa.
    Mari kita pupuk silaturahim.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


RSS Jobs Vacancy

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Member Of:


banner_tukangdezain

%d bloggers like this: