keraguan hanyalah kerugian

October 30, 2008 at 3:39 pm 1 comment

huuuuh……lagi-lagi menyesal gara-gara aku terjebak dalam keraguan yang menyesatkan. ya begitulah, 29-10-2008 kembali aku harus menelan kenyataan pahit, karena gara-gara pertanyaan dalam bathin “masak sie Cuma gini?” sehingga malah aku kosongi jawabannya…hehehe aneh memang, tapi begitulah adanya.

keraguan ini berawal ketika soal radiotherapy berada ditanganku. setelah selesai membaca soal demi soal akhirnya otakpun mulai berpikir untuk mencoba memecahkan soal-soal yang tersaji. namun justru bukan jawaban segera didapat melainkan keraguan dalam hati…kok hanya seperti ini? waktupun terus berlalu hingga akhirnya menyisakan sedikit saja, dilain pihak diriku masih dalam cengkraman keraguan yang menyebalkan.

hingga akhirnya waktupun habis sebelum kutulis jawaban dalam kertasku. padahal jelas-jelas jawabannya sudah kutemukan sesaat setelah membaca soal tersebut. Sebel banget…

kalau dipikir-pikir, ternyata banyak sekali kejadian serupa yang aku alami dalam perjalannan hidupku ini. entah itu dalam hal proses belajarku maupun dalam kseharianku, mulai dari ragu-ragu menjawab pertanyaan orang sampai ragu-ragu tuk mengungkapkan unek-unek dari hati; bahkan untuk menentukan dan menyatakan cin… pada seseorang sering kali aku ragu. keraguan yang pada akhirnya banyak menimbulkan polemic yang menyiksa dalam bathin dan pikiran (hohoho kok sampe segitunya y?!)

hmm…menyedihkan memang, dan hal yang selalu mengganjal ketika keraguan bersemayam dalam diri adalah rasa penyesalan karena tidak melakukan apapun. hal tersebut seiring dengan kerugian telah melewatkan belajar dari pengalaman karena jika selalu terjebak dalam keraguan maka tiada apapun yang mampu diperbuat dengan sepenuh hati dan hasilnya tentu saja tak akan pernah ada. sehingga tak akan pernah tau apakah jika melakukan ini/itu sudah benar ataukah masih perlu diperbaiki lagi, inilah kerugian terbesar dalam hidup. Selain itu bingung juga menghabiskan waktu yang begitu berharga. waktu yang seharusnya bukan untuk dihabiskan utnuk sebuah kekosongan karena kebingungan.

Setelah direnungkan sebab keraguan yang sering aku lakukan sumber utamanya adalah rasa ketidak-percayaan diri yang akut alias ga pede. dan setelah ditelusuri lebih dalam lagi ternyata masih banyak yang menjadikan keraguan dalam diri ini sedemikian parahnya. Kurang lebih penyebab lainnya :

– kebiasaan diri kurang disiplin

kekurang-sadaran disiplin waktu menjadikan diri ini kurang menghargai waktu, dan efeknya apabila suatu ketika diberi persoalan untuk dipecahkan secara cepat diriku yang sering bersantai ria menjadi keteteran dan relatif lambat dalam mengambil tindakan, kurang bisa bersaing dengan waktu dan selalu merasa masih ada hari esok tuk menyelesaikan (apalagi kalau sudah terserang sindrom ragu-ragu). hasilnya hanyalah menambah masalah dan yang memperberat beban pikiran. hal ini yang menyuburkan keraguan dalam tiap tindakan, karena selalu mengangap masih ada waktu untu menikmati keraguan diri. padahal dalam kenyataan hidup ini selalu mengajarkan bahwa hidup ini mempunyai batasan waktu. semua yang ada dalam jagat raya ini pastilah terikat dengan waktu yang akan selalu menggilas apapun yang tidak bergerak maju, menjungkalkan apapun yang terhenti entah karena penyesalan ataupun terperangkap dalam jerat keraguan.

So jangan lagi terbuai oleh belaian kenyamanan sementara. Disiplin diri harus mulai dipelihara.

– kurangnya ilmu

Ini dia penyebab utama keraguan dalam diri tiap orang, karena setiap orang yang berpegang teguh dengan ilmu maka tiadalah dia ragu menjalani hidup. Dalam tiap tindakan seseorang pastilah berdasar atas apa yang menjadi pemahaman seseorang pada persoalan tersebut. Semakin baik pemahaman akan sesuatu semakin lemah pula keraguan mengikat hatinya. Bahkan dalam kehidupan ini ilmu adalah kunci segalanya. Sebagaimana terangkum dalam rangkaian kata indah “barang siapa menginginkan dunia maka raihlah dengan ilmu, barang siapa menginginkan akhirat maka raihlah dengan ilmu dan barang siapa menginginkan keduanya maka raihlah dengan ilmu”

– Tipisnya iman

ini nie yang meskipun terlihat ga ada hubungannya, tapi menurutku punya peran juga. karena menurutku jika seseorang punya iman yang kuat maka tentu saja apa yang akan ia kerjakan pastilah berdasarkan atas dasar keimanan ini, karena apa yang sealu ia kerjakan adalah berdasar pencarian ridho sang Ilahi.

“jangan pernah ragu mengambil keputusan”

Entry filed under: kata hati. Tags: .

kau cintaku sekaligus benciku Bingkai kehidupan

1 Comment Add your own

  • 1. wahyuningsih  |  April 28, 2009 at 1:53 am

    jangan pernah ragu mengambil keputusan…..yes!!! saya setuju apa pun yang kita ambil bukan berdasar nafsu, emosi amarah, tapi dengan keadaan sadar dan mohon petunjuk Allah

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


RSS Jobs Vacancy

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Member Of:


banner_tukangdezain

%d bloggers like this: