Merawat Sendi Lutut

October 9, 2008 at 11:00 pm Leave a comment

SENDI lutut manusia pada dasarnya terdiri atas empat tulang yang dilekatkan oleh lingkar jaringan besar yang disebut ligamen. Biasanya, struktur kompleks sendi lutut ini bekerja bersamaan secara halus untuk memberikan keluwesan dan dukungan pada tubuh, serta pergerakan yang lebih luas. Akan tetapi cidera, usia lanjut dan penyakit bisa mengganggu keseimbangan ini – mengakibatkan rasa sakit, kelemahan pada otot dan berkurang fungsinya.

Olahraga berat dan aktivitas berulang seperti naik sepeda beberapa kilometer, joging tiap hari, tertekuk dan terpelintir tajam dari berolahraga berisiko tinggi mengakibatkan jaringan otot penghubung aus dan menyebabkan tekanan ekstrim.

Jika tubuh tak dapat pulih dari ketegangan, hasilnya akan menyebabkan peradangan, sehingga ligamen rusak. Menurut para spesialis, “hanya sedikit orang yang tahu bahwa melakukan pemanasan sebelum dan sesudah latihan bisa menambahkan kekuatan untuk tubuh, membantu pencegahan cidera dan mempercepat waktu kesembuhan”.

Karena itu penting bagi kita untuk disiplin mengikuti garis pedoman pelatihan dan menghindari menggunakan kelompok otot yang sama secara berturut-turut. Otot yang tegang atau lemah mengurangi dukungan terhadap lutut karena lutut tidak dapat menyerap dengan cukup tekanan pada sendi lutut.

Orang dengan kelainan struktural tertentu misalnya satu kaki lebih pendek dari yang lain, lutut tidak sejajar dan kaki datar, cenderung lebih banyak terkena masalah lutut. Trauma yang disebabkan oleh kecelakaan, jatuh atau pukulan langsung pada lutut bisa menyebabkan cidera pada ligamen di berbagai lokasi pada bagian atas lutut, bagian luar lutut atau di dalam lutut itu sendiri.

Luka pada bagian tersebut kebanyakan terjadi karena rasa sakit yang berlebih, biasanya nyeri pada saat tidur, bengkak, rasa seperti terbakar dan biasanya diperburuk dengan menekuk lutut dan berjalan. Dan sewaktu kita bertambah tua, kondisi lutut seperti osteoarthritis, encok dan pseudogout (penyakit pengendapan kristal kalsium pirofosfat dihidrat) menjadi hal yang biasa.

Cidera ligamen awalnya bisa diobati dengan sekantung es, penghentian pergerakan, dengan cara beristirahat dan peninggian. Jika kondisi tidak bertambah baik dalam tiga sampai tujuh hari, sebaiknya kunjungi dokter atau spesialis di ilmu kedokteran olahraga atau orthopedi.

Oleh dr. Thanainit Chotanaphuti

diambil dari : http://www.kompas.com/read/xml/2008/10/10/05244668/merawat.sendi.lutut

Entry filed under: kliping media. Tags: .

Waktu dan Cara Tidur yang Tepat Manfaat Pisang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


RSS Jobs Vacancy

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Member Of:


banner_tukangdezain

%d bloggers like this: